Kita

Kita adalah sepetak tanah yang lupa dihujani

Perih mengering

Hingga air mata memilih untuk membasahi sendiri

 

Kita adalah buku yang sampulnya tinggal separuh

Luruh bersama hati yang kian mengeruh

Per halaman kini saling menjauh

 

Kita adalah setangkai harap yang dilupakan

Ditinggalkan di pekarangan belakang

Hingga aus pupus digerus angan

 

Kita adalah pepohonan rimbun di tengah ganasnya api

Satu… Dua… Tiga…

Perlahan kita lenyap dikelami janji

 

 

Sragen, 15 Agustus 2012

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s