DIALOG #1 : Bahagia

“Aku tidak ingin terlihat bahagia di sini.”

“Mengapa begitu?”

“Karena aku tak ingin menyakiti orang lain.”

“Orang lain? Siapa mereka?”

“Mereka yang terluka.”

“Tetapi, bukankah mereka terluka bukan karenamu?”

“Memang, tetapi dengan melihat seseorang bahagia, rasa luka akan lebih menjadi duka.”

“Kau benar. Berarti, dengan begitu kau membatasi kebahagiaanmu?”

“Tidak juga. Rasa bahagiaku cukup aman kumiliki sendiri. Tanpa perlu membuat orang yang terluka semakin terluka. Bukankah kebahagiaan diciptakan bukan untuk menjelaskan duka orang lain?”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s